Artikulasi Pendidikan Menuju Spiritual Paedagogik
(Sebuah Rekontruksi Model Menurut Al-Qur’an)
Main Article Content
Pendidikan dirumuskan berdasarkan persepsi terhadap manusia tentang hakikat manusia, tujuan hidup manusia serta bagaimana akhir perjalanan hidup manusia, apakah hanya hidup sekali di dunia ataukah ada kehidupan berikutnya setelah kehidupan dunia (manusia memperoleh konsekwensi dari amal perbuatan yang telah dilakukan di dunia).Dimensi spiritualitas menjadi landasan diberbagai bidang pendidikan Konsep spiritualitas mengandung unsur nilai transenden, yang dalam pengalaman praktik mengajar, diintegrasikan oleh guru dlam kehidupan faktual dengan mengaitkan nilai-nilai tersebut terpadu dalam seluruh tingkah lakunya. Spiritualitas merepresentasikan kebermaknaan guna menghasilkan pengalaman puncak, baik berupa pikiran, perasaan, dan perilaku untuk menuju nilai yang agung. Nilai ini yang akan mempengaruhi guru dalam mendidik dan mengajar. Membanguan pola penddikan yang berparadigma spritual padagogik, harus didukung oleh guru yang mempunyai karakteristik sebagai pendidik yang berwawasan spiritual. jiwa kepemimpinan spritual siswa perlu ditanamkan dan disemai dalam pendidikan spriritual yang dilakukan secara berkesinambungan Dalam artikel ini, penulis membahas tentang pengertian pendidikan islam, perkembangan pembelajaran PAI dan rekonstruksi metodologi pembelajaran PAI. Dalam penulisan artikel ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Penulis mengelaborasi tentang pendidikan islam, artikulasi Pendidikan Agama Islam agar proses pembelajarannya lebih bermakna (meaningful process).
Harlos, Karen P. (2000). Journal of Management Education 2000; Vol. 24; p. 612. The online version of this article can be found at: http://jme.sagepub.com/Holistik Vol 12 Nomor 01, Juni 2011/1433 H-cgi/content/abstract/24/5/612. diunduh tanggal 14 Maret 2009.
Lindan and Richard Eyre, (1993), Teaching Your Children Values,New York: Published by Simon & Schuster.
Lines, Dennis. (2006). Spirituality in Counselling and Psychotherapy. London: SAGE Publications.
Muhaimin, Drs. et all, Paradigma Pendidikan Islam, Bandung, Remaja Rosdakarya, 2004.
Putra, R. S. A. S. A. (2014). Pendekatan saintifik dalam perspektif pendidikan Islam (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
S.A.P., Rangga Sa’adillah, Daiyatul Khusnah, and Dewi Winarti. “Psikologi Humanis; Mengurai Relasi Teoritik Antara Psikologi Dan Agama”. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam 11, no. 1 (June 9, 2021): 17-36. Accessed June 14, 2022. http://ejournal.kopertais4.or.id/susi/index.php/elbanat/article/view/3306.
Sutrisno, Revolusi Pendidikan di Indonesia: Membedah Metode dan Teknik Pendidikan Berbasis Kompetensi, (Yogyakarta: Ar-Ruzz, 2005)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Putra, Rangga Sa’adillah Sandhy Atma. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Saintifik Dalam Membentuk Sikap Spiritual Siswa Sekolah Menengah Atas Di Sidoarjo (Studi Fenomenologi Pengalaman Guru Dan Siswa Pada SMA Di Sidoarjo).” Universitas Muhammadiyah Malang, 2020. http://eprints.umm.ac.id/65683/.
S.A.P., Rangga Sa’adillah, Tobroni, Ishomuddin, and Khozin. “Dampak Pendekatan Saintifik Terhadap Sikap Spiritual Siswa Dalam Pembelajaran PAI Di SMA Di Sidoarjo.” Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 7, no. 2 (2019): 143–165.
———. Pendekatan Saintifik Untuk Pendidikan Agama Islam Fenomena Pembelajaran PAI Di SMA Rujukan Sidoarjo Dan Implikasinya Pada Sikap Spiritual Siswa. Sidoarjo: Penerbit MejaTamu, 2020.
———. “The Meaning Construction of a Scientific Approach on Teaching Islamic Education.” International Journal of Psychosocial Rehabilitation 24, no. 09 (2020): 2525–2532.
