Revitalisasi Kurikulum PAI dalam Membentuk Karakter Moderat Siswa di Era Merdeka Belajar

Main Article Content

Khaerunnisa Almukarromah
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Benda
Imam Subhi
Institut Agama Islam Pagar Alam (IAIP) Sumatera Selatan

Revitalisasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan era Merdeka Belajar yang menekankan pembentukan karakter peserta didik secara holistik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kurikulum PAI dapat dioptimalkan untuk membentuk karakter siswa yang moderat, toleran, dan berwawasan kebangsaan. Melalui metode studi pustaka, artikel ini mengeksplorasi konsep moderasi dalam pendidikan Islam, posisi PAI dalam Kurikulum Merdeka, serta peran guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan pendidikan moderat. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang dirancang secara kontekstual dan partisipatif dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang inklusif. Peran guru sangat penting dalam mentransformasi materi ajar menjadi pengalaman belajar yang membentuk karakter, sementara kepala sekolah berfungsi sebagai fasilitator supervisi akademik dan budaya mutu. Tantangan seperti keterbatasan pelatihan, bahan ajar yang kurang kontekstual, dan pemahaman guru yang belum menyeluruh terhadap nilai-nilai moderasi, dapat diatasi melalui strategi penguatan kapasitas, komunitas belajar, serta evaluasi berbasis nilai. Dengan kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan, revitalisasi kurikulum PAI berpotensi besar mencetak generasi pelajar yang religius, toleran, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia


Keywords: Kurikulum PAI, Moderasi Beragama, Karakter Siswa, Merdeka Belajar, Pendidikan Islam
Arifin, M. (2021). Supervisi Pembelajaran dan Kepemimpinan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dewantara, K. H. (2004). Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.
Kemendikbudristek. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Digitalisasi. Jakarta: Dirjen GTK.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Dirjen GTK.
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Balitbang dan Diklat.
Maimun, A. (2020). Moderasi Beragama dalam Perspektif Pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.
Muhaimin. (2022). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Nasution, S. (2020). Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran PAI. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rosyadi, Moh. Imron, and Rangga Sa’adillah S.A.P. “Pendidikan Pranatal Dan Long Life Education Menurut Al-Qur’an”. An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman 3, no. 1 (May 23, 2023): 1-10. Accessed June 26, 2025. https://ejurnal.staitaswirulafkar.ac.id/index.php/an-nafah/article/view/31.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Wahid Foundation. (2021). Survei Nasional Guru PAI dan Moderasi. Jakarta: WF Press.
Wahid Foundation. (2021). Survei Nasional Toleransi Beragama dan Keberagaman. Jakarta:
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.